Blog

Festival Tepi Sawah

About Festival Tepi Sawah

October 21, 2018, Author: admin

“A Manifestation of Our Humanity, Art Talents and Expressions

in Respect of Our Mother Nature”

Di Bali, masyarakat telah meleburkan diri ke dalam proses berkesenian. Pertunjukan seni musik, tari dan drama, adalah ekspresi yang tidak terpisahkan dari budaya hidup keseharian mereka dalam menjalankan prinsip Trihita Karana, yang mengedepankan keselarasan hubungan antar manusia, dengan alam sekitar, dan dengan Tuhannya.

Festival yang unik ini terinspirasi dari siklus dan irama kehidupan masyarakat desa agraria di Bali, yang mewarnai hari-hari mereka dengan kesederhanaan yang damai dan kebersamaan yang selaras, dalam menanam harapannya, memupuk kesejahteraannya, bersabar menunggu hujan berhari-hari; sampai saat ketika bulir padi mulai menguning, mereka bersorak-sorai merayakannya.

FESTIVAL TEPI SAWAH adalah bagian dari sorak sorai itu. Festival ini mendamaikan dikotomi modern versus tradisional dengan mengupayakan “Collaborative Art”. Semangat kolektifitas khas masyarakat Bali  menjadi semangat utama FESTIVAL TEPI SAWAH. Kami menciptakan lingkungan bagi masyarakat modern-individual dengan menyajikan berbagai bentuk kegiatan seni seperti music & dance performances, workshops, art installations, dan memprakarsai kolaborasi antara pelaku seni dan pekerja kreatif dari berbagai cabang seni seperti musik, tari, theater, cinematografi, visual arts, kerajinan, serta berbagai cabang seni lainnya.

FESTIVAL TEPI SAWAH ini lahir dari perpaduan passion dan gagasan dari tiga pelaku seni yaitu Nita Aartsen, Anom Darsana dan Etha Widiyanto, yang memberikan kombinasi latar belakang pengalaman di bidang Music Education & Performance, Sound Engineering, Event Management, Architecture & Designs. Adalah intensi mereka untuk mengintegrasikan elemen kreatif dari festival ini dengan edukasi dan implementasi tentang environmental sustainability, baik di kalangan anak-anak maupun dewasa.

Dalam gerakan kesadaran lingkungan ini, FESTIVAL TEPI SAWAH berkolaborasi dengan CLEAN BALI SERIES, sebuah program buku dan pendidikan tentang kesadaran lingkungan untuk anak-anak, yang sudah dimulai sejak tahun 2006, dan yang telah aktif menggalang program bulanan “Bali Bersih” di venue festival, Omah Apik, bersama dengan beberapa organisasi dan aktifis lingkungan, pendidikan, seni dan budaya, untuk memberikan ruang belajar kepada anak-anak setempat tentang Kesadaran Lingkungan.

FESTIVAL TEPI SAWAH diproyeksikan sebagai sebuah acara kesenian tahunan berorientasi ramah lingkungan, yang akan melibatkan dan menghadirkan seniman-seniman dari berbagai cabang seni, untuk berkolaborasi dan berkarya dalam kebersamaan. Di pusat lokasi yang sangat unik di pinggiran desa ini, kami akan merancang stage atau panggung khusus, UMA STAGE, yang melatar-depani panorama simbolik tempat aspirasi ini terlahir, di TEPI SAWAH.